Aku telah datang ke dalam dunia sebagai terang, supaya setiap orang yang percaya kepada-Ku, jangan tinggal di dalam kegelapan. ... (Yohanes 12: 46)

PERCAYA DENGAN PERKATAAN YESUS

(Yohanes 4:50-51)

Kata Yesus kepadanya: "Pergilah, anakmu hidup!" Orang itu percaya akan perkataan yang dikatakan Yesus kepadanya, lalu pergi. Ketika ia masih di tengah jalan hamba-hambanya telah datang kepadanya dengan kabar, bahwa anaknya hidup.

† Dalam nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus. Amin.

Saudara- saudari terkasih dalam nama Tuhan Yesus Kristus

Dalam injil hari ini menceritakan bahwa setelah dua hari di Samaria, Yesus berangkat ke Galilea. Maka setelah Yesus tiba di Galilea, orang-orang Galilea pun menyambut Dia, karena mereka telah melihat segala sesuatu yang dikerjakan-Nya di Yerusalem pada pesta itu, sebab mereka sendiri pun turut ke pesta itu. Maka Yesus kembali lagi ke Kana di Galilea, di mana Ia membuat air menjadi anggur. Dan di Kapernaum ada seorang pegawai istana, anaknya sedang sakit. Ketika ia mendengar, bahwa Yesus telah datang dari Yudea ke Galilea, pergilah ia kepada-Nya lalu meminta, supaya Ia datang dan menyembuhkan anaknya, sebab anaknya itu hampir mati. Maka kata Yesus kepadanya: "Jika kamu tidak melihat tanda dan mujizat, kamu tidak percaya." Pegawai istana itu berkata kepada-Nya: "Tuhan, datanglah sebelum anakku mati. Kata Yesus kepadanya: Pergilah, anakmu hidup". Orang itu percaya lalu pergi.

Saudara-saudari terkasih,

Pegawai istana adalah contoh orang yang benar-benar percaya dengan perkataan Yesus. Kepercayaan  pegawai istana itu kepada Yesus diperoleh lewat berita atau informasi dari orang-orang yang telah ditolong Yesus. Salah satunya adalah kisah Yesus yang menolong tuan pesta di kota Kana yang kehabisan anggur. Atas bantuan Bunda Maria ibuNya, Yesus mau mengubah air menjadi anggur sekaligus menjadikan peristiwa tersebuat sebagai mukjizat pertama yang dilakukan Yesus. Dari peristiwa inilah nama Yesus mulai diperbincangkan orang-orang. Cerita ini pula yang sampai ke telinga pegawai istana. Oleh karena itu, pada saat anaknya sakit pegawai istana itu mencari Yesus sampai pegawai istana tersebut menemukan Yesus. Yang dia inginkan adalah Yesus mau datang ke rumahnya. Namun Yesus tidak datang ke rumahnya. Yesus hanya mengatakan bahwa anaknya telah sembuh.

Saudara-saudari terkasih,

Semua mukjizat yang Tuhan Yesus lakukan selalu menuntut satu hal, yakni percaya atau beriman. Percaya atau beriman kepada Yesus yang diutus Allah tidak dibatasi dan ditentukan oleh agama atau bangsa tertentu. Sebab kita tahu bahwa bangsa Israel adalah bangsa pilihan Allah. Yesus sendiri pun termasuk warga Israel dan percaya kepada Allah yang disembah oleh orang-orang Israel. Namun orang-orang Israel tidak percaya dan tidak mau menerima Yesus sebagai utusan Allah yang melebihi para nabi. Bahkan Yesus melebihi Abraham, Bapak orang beriman. Yesus juga melebihi Musa yang membawa bangsa Israe keluar dari Mesir dan telah membuat banyak mukjizat yang datang dari Allah. Yesus juga melebihi nabi Elia yang mampu membangkitkan orang mati dan telah mengalahkan empat ratus lima puluh nabi Baal. Yesus juga melebihi raja Daud dan raja Salomo yang merupakan dua raja yang sangat terkenal di Israel. Namun, hanya sedikit orang Israel yang percaya kepada perkataan Yesus.

Saudara-saudari terkasih,

Dunia kita semakin canggih dan luar biasa. Di Indonesia, misalnya hampir semua daerah dialiri listrik sehingga memungkinkan kita membeli televisi. Kehadiran televisi dengan berbagai acara dan hiburan menarik di satu sisi membawa banyak manfaat. Kita bisa menonton berita, sinetron, film, lagu-lagu dan acara lainnya. Tetapi di sisi lain kehadiran televisi telah membuat iman kita luntur. Sejak kecil anak-anak begitu tertarik dengan acara televisi. Belum lagi kehadiran video games dan handphone yang membuat anak betah. Akibatnya anak-anak malas kalau diajak orang tua untuk pergi berdoa di Gereja. Persoalan menjadi bertambah parah ketika orang tua kurang tegas untuk mendidik anak-anak agar memiliki kecintaan kepada Allah. Maka tidak mengherankan jika anak-anak termasuk kita orang dewasa, semakin jarang membaca kitab suci dan mendengarkan perkataan Yesus.Tentu akan sulit bagi kita untuk bisa percaya dengan perkataan Yesus.

                                                                

REFLEKSI:

Apakah selama ini kita sudah percaya kepada perkataan Yesus yang penuh kuasa dan mendorong kita untuk semakin mengandalkan Yesus?

                                                                                                         

MARILAH KITA BERDOA:

Tuhan Yesus Kristus, Engkau telah menyembuhkan anak pegawai istana yang sakit karena dia percaya kepada perkataan-Mu. Semoga pada masa Pra Paskah ini kami semakin terdorong untuk belajar memperdalam iman kami dan membuat kami lebih percaya kepada setiap perkataan-Mu. Doa ini kami persembahkan dalam nama Yesus, Tuhan dan pengantara kami. Amin.

 

LUMEN NO     :  9350