Aku telah datang ke dalam dunia sebagai terang, supaya setiap orang yang percaya kepada-Ku, jangan tinggal di dalam kegelapan. ... (Yohanes 12: 46)

BAPA YANG SELALU BEKERJA

(Yohanes 5:17-18)

Tetapi Yesus berkata kepada mereka: "Bapa-Ku bekerja sampai sekarang, maka Aku pun bekerja juga. Sebab itu orang-orang Yahudi lebih berusaha lagi untuk membunuh Yesus.

† Dalam nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus. Amin.

Saudara- saudari terkasih dalam nama Tuhan Yesus Kristus

Tindakan Yesus menyembuhkan orang sakit pada hari Sabat, membuat orang Yahudi mau membunuh Yesus karena melanggar hari Sabat. Tetapi Yesus berkata kepada mereka: "Bapa-Ku bekerja sampai sekarang, maka Aku pun bekerja juga." Sebab itu orang-orang Yahudi lebih berusaha lagi untuk membunuh-Nya, bukan saja karena Ia meniadakan hari Sabat, tetapi juga karena Ia mengatakan bahwa Allah adalah Bapa-Nya sendiri dan dengan demikian menyamakan diri-Nya dengan Allah. Maka Yesus menjawab mereka, kata-Nya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya Anak tidak dapat mengerjakan sesuatu dari diri-Nya sendiri, jika tidak Ia melihat Bapa mengerjakannya; sebab apa yang dikerjakan Bapa, itu juga yang dikerjakan Anak. Sebab Bapa mengasihi Anak dan Ia menunjukkan kepada-Nya segala sesuatu yang dikerjakan-Nya sendiri, bahkan Ia akan menunjukkan kepada-Nya pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada pekerjaan-pekerjaan itu.

Saudara-saudari terkasih,

Yesus juga berkata: sama seperti Bapa membangkitkan orang mati dan menghidupkannya, demikian juga Anak menghidupkan orang yang dikehendaki-Nya. Bapa tidak menghakimi, tetapi telah menyerahkan penghakiman itu seluruhnya kepada Anak,agar semua orang menghormati Anak sama seperti mereka menghormati Bapa. Barangsiapa tidak menghormati Anak, ia juga tidak menghormati Bapa, yang mengutus Dia. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari maut kepada hidup. Aku berkata kepadamu: "Sama seperti Bapa mempunyai hidup dalam diri-Nya sendiri, demikian juga Anak mempunyai hidup dalam diri-Nya sendiri."

Saudara-saudari terkasih,

Lewat bacaan injil hari ini Yesus membuka jatidiri, mengenai siapa Yesus. Orang-orang Farisi, ahli-ahli Taurat dan semua orang Israel hanya mengandalkan satu sumber yakni Kitab Taurat, yang terdiri dari lima buku, yaitu Kejadian, Keluaran, Imamat, Bilangan dan Ulangan. Kelima kitab ini sumbernya dari Allah yang diturunkan lewat Musa. Tetapi Kitab Taurat yang menjadi pegangan dan patokan hidup orang Israel, tentu saja belum sempurna. Ditambah lagi Kitab Taurat itu sudah terdapat tambahan aturan yang dibuat oleh para pemimpin agama Yahudi. Sementara Yesus menerima langsung dari Allah. Maka kita melihat bahwa Yesus tidak berkata seperti para nabi atau Musa yang sangat dihormati oleh orang-orang Israel. Para nabi termasuk Musa berkata, dengarlah hai Israel, beginilah firman Tuhan. Sedangkan Yesus berkata: Aku berkata kepada-Mu. Artinya Yesus memiliki wewenang dan kuasa yang sama dengan Allah.

Saudara-saudari terkasih,

Sebagai pribadi yang memiliki wewenang dan kuasa yang sama dengan Allah membuat Yesus mampu melakukan apa saja. Yesus pun tidak melanggar hari Sabat. Dengan menyembuhkan orang sakit apalagi yang sakit selama tiga puluh delapan tahun, tidak membuat Allah marah. Yang tidak diperbolehkan pada hari Sabat adalah melakukan kejahatan atau bekerja mendapatkan uang, upah atau membuat seseorang menjadi tambah kaya. Sebab Allah telah memberikan kepada manusia enam hari untuk bekerja. Tetapi pekerjaan untuk menyelamatkan umat manusia tidak pernah berhenti. Allah tidak pernah berhenti bekerja untuk menjaga dan menyelamatkan manusia. Justru sebaliknya, jikalau Allah berhenti bekerja, maka keselamatan manusia bisa terancam. Oleh karena itulah, Yesus selalu bekerja siang dan malam guna menyelamatkan manusia. Pekerjaan Yesus sama seperti rumah sakit yang bekerja selama dua puluh empat jam , lelah demi memastikan semua pasien aman, selamat dan sembuh.

                                                                

REFLEKSI:

Apakah kita menyadari bahwa Allah selalu bekerja untuk menyelamatkan manusia sehingga mendorong kita untuk peduli dengan sesama?

                                                                                                         

MARILAH KITA BERDOA:

Tuhan Yesus Kristus, Engkau selalu bekerja untuk mnyelamatkan umat manusia sampai wafat di kayu salib. Dan kini karya keselamatan itu diteruskan oleh Gereja. Bantulah kami umat-Mu supaya kami pun ikut terlibat dalam karya menyelamatkan sesama kami termasuk orang berdosa. Doa ini kami persembahkan dalam nama-Mu, Tuhan dan pengantara kami. Amin.

 

LUMEN NO     :  9352