Aku telah datang ke dalam dunia sebagai terang, supaya setiap orang yang percaya kepada-Ku, jangan tinggal di dalam kegelapan. ... (Yohanes 12: 46)

AKU INI, JANGAN TAKUT.

(Yohanes 6: 19 - 20)

Sesudah mereka mendayung kira-kira dua tiga mil jauhnya, mereka melihat Yesus berjalan di atas air mendekati perahu itu. Maka ketakutanlah mereka. Tetapi Ia berkata kepada mereka: “Aku ini, jangan takut!”

Dalam nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus. Amin.

Saudara-saudari terkasih dalam nama Tuhan Yesus Kristus.

Ketika hari sudah malam, murid-murid Yesus pergi ke danau, lalu naik ke perahu, mau menyeberang ke Kapernaum. Tetapi Yesus tidak menyertai mereka. Padahal laut waktu itu bergelora karena angin bertiup sangat kencang. Mereka merasa sangat ketakutan, dan berharap bahwa Yesus menemai mereka. Dan memang, Yesus pun kemudian datang mendekati mereka, melihat Yesus, berjalan di atas air mendekati perahu mereka. Maka ketakutanlah mereka! Setelah mereka diyakinkan bahwa yang mereka lihat itu adalah Yesus, ketakutan mereka hilang. Hidup kita ibarat suatu perahu yang ada ditengah laut. Banyak hal bisa terjadi di laut. Hidup kita diombang-ambingkan oleh ombak dan badai. Tak jarang kita merasa kecil hati, kawatir dan takut.  Dalam situasi seperti itu, kehadiran serta uluran tangan Tuhan Yesus sangat kita butuhkan. Sesungguhnya, Tuhan tidak pernah menjauh atau meninggalkan kita. Tetapi justru kitalah yang sering menjauh dan meninggalkan Yesus. Setiap kali badai datang, mari kita berpegang tangan Yesus.

Saudara-saudari terkasih.

Para murid melihat Yesus berjalan di atas air, mereka ketakutan. Karena mereka tidak mengenali Yesus. Baru setelah Yesus berkata: "Aku ini, jangan takut!" Pikiran mereka terbuka,  sehingga mereka dapat mengenali Yesus dan merasa aman serta tenang. Rasa takut dan khawatir ada kalanya dapat menutup mata iman seseorang untuk berharap kepada Tuhan Yesus. Pada saat-saat sulit,  kecenderungan orang spontan memikirkan keselamatannya, bukan kepada Penyelamatnya. Kecenderungan orang lebih memikirkan dirinya sendiri, daripada memikirkan Tuhan Yesus, Penyelamatnya. Sehingga orang pun juga tidak lagi ingat untuk memohon perlindungan serta pertolongan Tuhan Yesus. Sabda Tuhan Yesus: "Aku ini, jangan takut!" Pengalaman para murid ini mengajarkan kepada kita: Agar jangan kita tenggelam dalam, penderitaan atau masalah. Pada saat-saat seperti itu, Yesus  hadir untuk meneguhkan dan untuk menenangkan kita. 

Saudara-saudari terkasih.

Tidak dipungkiri bahwa kita kadang merasa takut menghadapi kenyataan hidup di dunia ini. Takut sakit, takut mati, takut bencana alam: gempa, banjir, gunung meletus, tanah longsor, kebakaran dan sebagainya. Tetapi sabda Tuhan hari ini sungguh menguatkan iman kita: "Aku ini, jangan takut!" Yesus memberi kepastian tentang kehadiran dan penyertaanNya. Karena itu, kita membutuhkan iman yang besar, iman yang kuat dan tahan uji. Tuhan Yesus tahu kita sering cemas menghadapi hidup ini, kita takut menghadapi kesulitan. Kita was-was karena kita merasa tak berdaya mengatasi permasalahan kita. Meski demikian, hendaklah kita tetap percaya kepada sabda Tuhan Yesus: "Aku ini, jangan takut!" Hari ini Tuhan Yesus menuntut kita untuk percaya kepadaNya dan menuntut iman yang besar untuk mengenal Yesus. Yohanes  berhasil menenangkan teman-temannya dengan mengatakan: "Itu Tuhan!" Tuhan Yesus menuntut iman yang besar dari para murid dan pengikutNya senantiasa   percaya dan mengimaniNya.

Saudara-saudari terkasih.

Kehadiran Yesus terkadang kurang  disadari oleh manusia, termasuk para murid. Badai yang dihadapi, menggambarkan juga badai kehidupan manusia yang dialami manusia. Badai itulah yang sering kali menutupi  pandangan manusia akan kehadiranTuhan. Manusia terlalu terpusat pada permasalahan serta kesulitan yang dihadapi, sehibngga pandangannya jadi kosong dan panik. Pada situsi seperti inilah kehadiran Tuhan Yesus menjdi kabur, menjadi tidak jelas, menjadi suram. Akibatnya manusia tidak bisa mengenali Tuhan Yesus yang hadir. Jadi bukannya Tuhan Yesus tidak tahu situasi dan kondisi manusia yang senyatanya. Ia hadir di tengah badai dengan tenangnya untuk menyelamatkan manusia. Yesus selalu tepat waktu dan tidak menunda dalam menyelamatkan manusia. Namun seringkali Yesus ingin juga melihat sedalam apa kepercayaan mereka kepada Yesus. Yesus mengatakan ":Jangan takut!" Tuhan Yesus mau meyakinkan manusia yang ada dalam keraguan agar memandang  Tuhan Yesus, percaya serta mengimaninya.    

REFLEKSI;

Apakah kita senantiasa yakin bahwa Tuhan Yesus senantiasa hadir, menguatkan kepercayaan dan iman kita?

MARILAH KITA BERDOA:

Tuhan Yesus, berilah kami selalu kesadaran akan kehadiranMu sehingga kami tidak menjadi  takut, karena kami tidak  sendirian tetapi selalu besertaMu, Engkau selalu hadir di setiap langkah hidup kami. Bila kami merasa takut, kuatkanlah dan teguhkan lah iman kami, ya Yesus... Doa ini kami persembahkan dalam namaMu, Tuhan dan Penyelamat kami. Amin.

                                                                           

 

LUMEN NO     :  9383