Aku telah datang ke dalam dunia sebagai terang, supaya setiap orang yang percaya kepada-Ku, jangan tinggal di dalam kegelapan. ... (Yohanes 12: 46)

DUNIA MEMBENCI YESUS

(Yohanes 15 : 18-19)

“Jikalau dunia membenci kamu, ingatlah bahwa ia telah lebih dahulu membenci Aku dari pada kamu. Aku telah memilih kamu dari dunia, sebab itulah dunia membenci kamu.”

† Dalam nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus. Amin,

Saudara-saudari terkasih dalam nama Tuhan Yesus Kristus.

Menjadi murid Yesus, mesti berani menanggung resiko dan konsekwensi untuk dibenci dunia. Tapi kita tetap berusaha untuk berbuat baik dan menghadirkan kebaikan Tuhan di tengah dunia ini. Kita dipilih Yesus menjadi milikNya. Jika kita menghadapi tantangan, kesulitan, penghinaan dan penolakan. Ingatlah bahwa Yesus telah mengalami semuanya itu lebih dahulu dari pada kita. Karena cintaNya yang besar terhadap umat manusia yang dicintaiNya. Yang telah dialami Yesus juga oleh para rasulNya: penderitaan, penindasan, penyiksaan, penghinaan justru membuat iman kepada Yesus yang bangkit semakin tersiar luas. Para murid Yesus pergi mewartakan berita kebangkitan Yesus ke mana saja dalam bimbingan dan perlindungan Roh Kudus. Hingga saat ini sejarah membuktikan berkembangnya Gereja. Penderitaan para murid dan pengikut Yesus ibarat api iman yang senantiasa menyala dan tidak pernah padam. Api iman itu dinyalakan oleh Roh Kudus, yaitu Roh Penolong; yang  menyertai umatNya sampai akhir jaman. 

Saudara-saudari terkasih.

Yesus yang tersalib, Imam Agug yang terurapi dengan darahNya sendiri. Darah Anak Domba perdamaian yang menghapus dosa dunia. Bapa melimpahkan rahmatNya, melalui Yesus PuteraNya. Karena hanya Dialah yang mampu menebus dosa dunia meski harus menanggung tugas berat dari BapaNya. Sanggupkah kita meneladan hidupNya  melawan semangat dunia? Dengan cara senantiasa tabah dalam menang- gung kesulitan hidup, khususnya yang kita hadapi dalam hidup sehari-hari?? Menjadi murid dan pengikut Yesus tidak mudah. Yesus mengatakan semuanya itu bukan untuk menakut-nakuti kita, bukan untuk melemahkan niat serta semangat kita, bukan pula untuk mengecilkan nyali kita. Bukan! Tuhan Yesus mengatakan itu semua justru untuk menguatkan niat kita menjadi murid dan pengikutNya, untuk meneguhkan iman kita kepadaNya. Belajar dari pesan Yesus pada hari ini, marilah kita tetap teguh menjadi   "orang Katolik" di waktu  ini.

Saudara-saudari terkasih.

Panggilan menjadi murid dan pengikut Yesus mengandung resiko dan konsekwensi yang terkadang tidak mudah. Oleh sebab itulah sejak awal Yesus sudah mengingatkan kita semua yang mengikutiNya. Menjadi murid dan pengikut Yesus mengalami tantangan. Namun demikian, Yesus tetap hadir di antara kita, memperdengarkan suaraNya dan menampakkan wajahNya melalui orang-orang yang ada di sekitar kita. Ini tanda nyata bahwa Yesus memang hidup dan hadir di tengah-tengah kita. Penolakan menjadi bagian dari panggilan kita. Namun demikian, persatuan dengan Yesus telah menjadikan kita semua milik Yesus untuk selamanya. Maka janganlah kita takut akan mereka yang bisa membinasakan badan manusiawi. Semua orang akan meninggalkan badan manusiawi ini, namun kehidupan kekal sudah menjadi bagian dari      kita semua. Oleh sebab itu kita terus berjuang bersama Yesus dan semua saudara seiman, kita akan tetap teguh menjadi murid dan pengikut Yesus, menjadi orang Kristen dan Katolik yang setia. 

Saudara-saudari terkasih.

Ada banyak contoh yang terjadi di antara kita orang-orang yang tidak setia pada Yesus, yang meninggalkjan Yesus dan GerejaNya. Berapa banyak orang yang mengejar kedudukan, jabatan serta pangkat; akhirnya tergoda menjalani hidup yang menyimpang dari kehendak Tuhan.. Mereka tergoda untuk menikmati dunia ini, ingin memiliki harta kekayaan, ingin menggembirakan dan memuaskan dirinya dan keluarganya. Mereka mengikuti bisikan orang-orang yang ada di sekitarnya. Mereka meninggalkan keluarganya, isterinya dan anak-anaknya, mereka memuaskan dirinya dengan menggunakan uang dan hartanya yang diperoleh dari hasil menipu, membohongi, mencuri dan korupsi. Hingga sampailah, mereka selingkuh, mereka berbuat jahat yang merugikan orang lain dan lembaga dimana ia bekerja. Akhirnya ketahuan dan terbongkarlah tindak kejahatannya. Mereka diajukan ke pangadilan, mereka diadili dan diputuskan bersalah karena telah menyalah gunakan keuangan negara sampai milyaran bahkan trilyunan rupiah. 

REFLEKSI:

Apakah selama ini kita bertahan tetap setia menjadi murid dan pengikut Yesus serta menjadi anggota GerejaNya? 

MARILAH KITA BERDOA:

Tuhan Yesus, oleh salibMu kami disadarkan akan pengorbananMu bagi kami, murid dan pengikutMu yang tidak setia kepadaMu. Perkenankanlah kami memohon, anugerahkanlah keberanian untuk menanggung penghinaan serta penolakan menjadi murid dan pengikutMu, ya Yesus... Doa ini kami persembahkan dalam namaMu, Tuhan dan Penyelamat kami. Amin.

 

 

LUMEN NO     :  9404