Aku telah datang ke dalam dunia sebagai terang, supaya setiap orang yang percaya kepada-Ku, jangan tinggal di dalam kegelapan. ... (Yohanes 12: 46)

DIPANGGIL UNTUK DIUTUS

(Matius 10:5-6 )

Kedua belas murid itu diutus oleh Yesus dan Ia berpesan kepada mereka: "Janganlah kamu menyimpang ke jalan bangsa lain atau masuk ke dalam kota orang Samaria, melainkan pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel.

Dalam nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus. Amin.

Saudara- saudari terkasih dalam nama Tuhan Yesus Kristus

Dalam perikop yang dibacakan hari ini, penulis injil Matius menceritakan bagaimana Yesus melibatkan manusia dalam mewartaan Kerajaan Allah. Karena itu, Yesus memanggil kedua belas murid-Nya dan memberi kuasa kepada mereka untuk mengusir roh-roh jahat dan untuk melenyapkan segala penyakit dan segala kelemahan. Nama kedua belas rasul yang dipanggi Yesus adalah: Simon yang disebut Petrus dan Andreas saudaranya, dan Yakobus anak Zebedeus dan Yohanes saudaranya, Filipus dan Bartolomeus, Tomas dan Matius pemungut cukai, Yakobus anak Alfeus, dan Tadeus, Simon orang Zelot dan Yudas Iskariot yang mengkhianati Dia. Kedua belas murid itu diutus oleh Yesus dan Ia berpesan kepada mereka: "Janganlah kamu menyimpang ke jalan bangsa lain atau masuk ke dalam kota orang Samaria, melainkan pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel. Pergilah dan beritakanlah: Kerajaan Sorga sudah dekat.

Saudara-saudari terkasih,

Kedua belas murid Yesus adalah orang-orang khusus yang pekerjaannya sehari-hari mewartakan Kerajaan Allah. Maka ada suatu perubahan sangat besar dalam hidup mereka. Sebab sebelumnya mereka bekerja untuk bisa makan dan minum sekaligus membantu orang tua dan anggota keluarga. Namun setelah kedua belas rasul menjadi murid Yesus, mereka tidak lagi bisa bekerja untuk membantu anggota keluarga mereka. Bahkan untuk makan dan minum, mereka hanya berharap kepada kebaikan orang lain. Dan inilah awal hidup baru yang harus dijalani oleh para rasul. Mereka harus belajar untuk benar-benar percaya kepada kuasa dan belas kasih Allah. Melalui proses ini para rasul disadarkan bahwa mereka tidak boleh mengandalkan diri mereka. Sebaliknya mereka belajar untuk hanya mengandalkan Tuhan dalam hidup mereka. Mereka memang tidak menjadi kaya, tetapi mereka memiliki keyakinan bahwa Allah itu benar-benar ada dan hidup.

Saudara-saudari terkasih,

Para rasul dipanggil Yesus lewat proses panjang. Pertama-tama, mereka hidup dan tinggal bersama Yesus sekitar tiga tahun. Waktu tiga tahun para rasul hidup dan tinggal bersama Yesus ibarat sekolah singkat. Karena waktunya cuma tiga tahun. Berbeda dengan sekarang, dimana orang sekolah lebih dari sepuluh tahun. Jika seseorang menempuh pendidikan dari SD sampai SMA atau SMK minimal dua belas tahun. Namun kita melihat bahwa walaupun para rasul hanya belajar singkat bersama Yesus, mereka bisa mengguncang dunia. Setelah Yesus naik ke surga para rasul pergi mewartakan injil. Berkat pewartaan para rasul satu per satu manusia tertarik dan mengimani Yesus. Dan proses ini terus berlanjut dari waktu ke waktu hingga sekarang. Artinya para rasul membuka diri dan menggerakan orang-orang yang telah percaya kepada Yesus supaya ada dari mereka yang secara khusus mempersembahakan hidupnya kepada Tuhan sama seperti para rasul. Dengan kata lain selalu ada orang yang siap dipanggil dan diutus.

Saudara-saudari terkasih,

Kita umat Katolik dan Kristen dipanggil dan diutus. Memang ada perbedaan antara orang Katolik awam yang menikah dengan paus, uskup, imam, suster, frater dan bruder yang memilih tidak menikah. Paus, uskup, imam, suster, frater dan bruder yang memilih tidak menikah dapat kita kelompokan sebagai orang-orang khusus. Mereka sama seperti para rasul yang seluruh hidupnya dibaktikan kepada Allah. Hidup mereka sepenuhnya bergantung kepada Allah. Namun kita umat Katolik awam yang menikah juga ikut dipanggil dan diutus. Kita dipanggil menjadi pengikut Yesus. Setelah dipanggil kita diutus. Misalnya, ada orang Katolik yang bekerja di bidang kesehatan. Maka mereka diutus agar kasih Tuhan dirasakan oleh orang-orang yang sakit. Ada orang Katolik yang bekerja di bidang makanan dan minuman, maka kita diutus untuk menjual makanan dan minuman yang sehat dan tidak hanya sekedar mencari keuntungan. Ada pula orang Katolik yang menjadi pengusaha, maka mereka diutus agar memperhatikan kesejahteraan karyawan mereka.

                                                            

REFLEKSI:

Apakah selama ini kita sudah menyadari bahwa kita adalah orang-orang yang telah dipanggil untuk diutus mewartakan kasih Allah?

                                                                                                         

MARILAH KITA BERDOA:

Tuhan Yesus Kristus, Engkau memanggil para rasul dan mengutus mereka untuk mewartakan Kerajaan Allah agar semua orang memperoleh keselamatan. Bantulah Gereja-Mu untuk melanjutkan karya pewartaan-Mu agar semakin banyak orang menemukan jalan menuju hidup kekal. Doa ini kami persembahkan dalam nama-Mu, Tuhan dan pengantara kami. Amin.

 

LUMEN NO     :  9471