Aku telah datang ke dalam dunia sebagai terang, supaya setiap orang yang percaya kepada-Ku, jangan tinggal di dalam kegelapan. ... (Yohanes 12: 46)

KELAHIRAN YOHANES PEMBAPTIS

(Lukas 1 : 19a - 20)

“Akulah Gabriel yang melayani Allah dan aku telah diutus untuk berbicara dengan engkau. Sesungguhnya engkau akan menjadi bisu dan tidak dapat berkata-kata sampai kepada hari, dimana semuanya ini terjadi, karena engkau tidak percaya akan perkataanku yang akan nyata kebenarannya pada waktunya.”

† Dalam nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus. Amin.

Saudara-saudari terkasih dalam nama Tuhan Yesus Kristus.

Zakharia dan Elisabet adalah pasangan suami isteri yang saleh. Mereka hidup benar di hadapan Allah, dengan tidak bercacat. Namun ketika malaikat Tuhan memberitahu bahwa di usia tua mereka ini Allah akan menganugerahkan seorang anak bagi mereka. Sulit bagi Zakharia untuk mempercayai kata-kata malaikat Tuhan ini, mengingat mereka berdua sudah tua. Keraguan Zakharia dijawab oleh malaikat Tuhan: "Engkau akan menjadi bisu dan tidak dapat berkata-kata sampai kepada hari, dimana semuanya ini terjadi." Keluarga Zakharia menderita dua kemalangan. Elisabet mandul. Zakharia bisu. Kemalangan  mandul dan bisu di mata manusia jaman itu dianggap sebagai "aib". Sebagai "cela" karena dosa. Namun  hal ini tidak dapat diterapkan pada mereka, sebab mereka adalah orang-orang yang  saleh.

Saudara-saudari terkasih.

Kadang memang Tuhan membiarkan kemalangan dialami manusia untuk beberapa lama, seperti kemandulan Elisabet dan kebisuan Zakharia. Namun Tuhan menghen daki agar manusia berkembang dalam kesabaran, kerendahan hati, kepasrahan dan iman. Pada saatnya Tuhan akan melepaskan manusia dari kemalangan itu. Dan  manusia akan melihat serta merasakan kemurahan Tuhan serta belaskasihan Tuhan. Kalau pun kita merasakan kemalangan dan penderitaan datang silih berganti, seakan tak pernah ada hentinya dan habisnya. Dalam situasi kekeringan rohani, jangan kita pernah mengubah keputusan yang telah kita ambil dan jangan kita meninggalkan Yesus. Karena kita meninggalkan Yesus, maka kemalangan dan penderitaan yang lebih "besar" akan datang kepada kita.

Saudara-saudari terkasih.

Tuhan memilih Zakharia utuk ikut serta dalam karya Keselamatan Allah bagi manusia. Melalui keluarga Zakharia ini akan lahir Yohanes Pembaptis. Anak itu akan menjadi berkat bagi banyak orang. Kita perlu selalu bekerjasama dengan kehendak Allah. Allah menghendaki yang baik dan manusia yang menentukan apakah kebaikan itulah yang dipilih ataukah yang lain? Sekarang saatnya kita membuka hati untuk rencana besar Allah, yaitu Keselamatan Manusia. Persiapan hati menjadi sangat penting. Benarkah hati kita sudah siap menerima Yesus Kristus Mesias? Zakharia bersama Elisabet, isterinya mempersiapkan diri menyambut kedatangan Yesus, dengan melahirkan Yohanes, yang ditugaskan Allah untuk membuka jalan bagi Yesus. Sudahkah kita bersama suami, isteri, dan anak-anak mempersiapkan jalan bagi Yesus untuk "tinggal" di dalam keluarga kita??

Saudara-saudari terkasih.

Beriman berarti mempercayai Allah sanggup melakukan apa yang tidak mungkin menjadi mungkin. Yang mustahil menjadi tidak mustahil. Kami telah beberapa kali mengalami hal itu terjadi dalam keluarga kami. Salah satu yang sangat menarik ialah ketika kami bekerja di sebuah lembaga sosial, dalam bidang pelayanan rohani untuk umat Kristiani. Dengan pekerjaan menulis naskah serta menyutradarai bahkan tak jarang memerankan juga. Waktu itu tempat kerja kami goyah, mengalami kesulitan dalam keuangan. Natal sudah dekat, tak ada uang untuk persiapan Natal, anak-anak perlu baju serta sapatu baru, isteri ingin bisa bikin kue untuk Natalan. Puji Tuhan, ada permintaan dari sebuah sekolah, agar saya buatkan naskah Natal dan agar saya sutradarai rekaman di studio dan panggungnya. Tuhan berkarya untuk keluarga saya. Tuhan menyediakan pada waktunya. Semuanya itu kami rasakan indah serta mem bahagiakan bagi kami sekelurga.

  

REFLEKSI:

Apakah dari pengalaman hidup dalam keluarga kita, kita pun juga merasakan betapa besar kasih Tuhan pada keluarga kita?

 

MARILAH KITA BERDOA:

Allah, Bapa kami yang Mahapengasih dan Mahapenyayang, Engkau selalu membuat segalanya menjadi mungkin. Kami mohon, tambahkanlah iman kami agar selalu percaya akan penyelenaggaranMu dalam kehidupan dan perjuangan kami hari demi hari, ya Yesus... Doa ini kami persembahkan dalam nama PuteraMu yang Kudus, Tuhan dan Pengantara kami.  Amin.

 

LUMEN NO     :  9267