Broadcast
Atas Nama Bapa, Putra dan Roh Kudus

YESUS SEMAKIN BESAR

BC - 9656P | Sabtu, 12 Januari 2019

Bacaan Hari ini:
Yoh 5:14-21
Mzm 149:1-2.3-4.5.6a.9b
Yoh 3:22-30

Tetapi sahabat mempelai laki-laki, yang berdiri dekat dia dan yang mendengarkannya, sangat bersukacita mendengar suara mempelai laki-laki itu. Itulah sukacitaku, dan sekarang sukacitaku itu penuh. Ia harus makin besar, tetapi aku harus makin kecil."
Yohanes 3:29b.30:

† Dalam nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus. Amin.
Saudara- saudari terkasih dalam nama Tuhan Yesus Kristus,
Bacaan Injil pada hari ini menceritakan adanya perselisihan di antara murid-murid Yohanes dengan seorang Yahudi tentang penyucian. Lalu mereka datang kepada Yohanes dan berkata kepadanya: "Rabi, orang yang bersama dengan engkau di seberang sungai Yordan dan yang tentang Dia engkau telah memberi kesaksian, Dia membaptis juga dan semua orang pergi kepada-Nya." Jawab Yohanes: "Tidak ada seorang pun yang dapat mengambil sesuatu bagi dirinya, kalau tidak dikaruniakan kepadanya dari sorga. Kamu sendiri dapat memberi kesaksian, bahwa aku telah berkata: “Aku bukan Mesias, tetapi aku diutus untuk mendahului-Nya. Yang empunya mempelai perempuan, ialah mempelai laki-laki; tetapi sahabat mempelai laki-laki, yang berdiri dekat dia dan yang mendengarkannya, sangat bersukacita mendengar suara mempelai laki-laki itu. Itulah sukacitaku, dan sekarang sukacitaku itu penuh. Ia harus makin besar, tetapi aku harus makin kecil.”

Saudara-saudari terkasih,
Yohanes Pembaptis adalah pembuka jalan bagi Yesus Kristus, Sang Mesias. Bagi Yohanes Pembaptis, tugasnya untuk membuka jalan bagi Yesus merupakan sebuah kehormatan yang luar biasa. Yohanes pun merasa terhormat, bangga dan penuh suka cita menantikan hadirnya Yesus, Sang Mesias yang sudah lama dinanti-nantikan tidak hanya oleh orang Israel tetapi juga seluruh umat manusia. Maka, ketika Yohanes sudah memperkenalkan Yesus kepada dunia lewat peristiwa pembaptisan Yesus oleh Yohanes di sungai Yordan, Yohanes Pembaptis merasa bahwa tugasnya sudah selesai. Artinya Yohanes Pembaptis tahu diri. Dia harus mundur dan membiarkan Yesus tampil dan menjadi besar. Oleh karena itu, pada saat murid Yohanes mempermasalahkan Yesus yang didatangi oleh orang banyak mengalahkan Yohanes Pembaptis, Yohanes tidak merasa iri atau tersaingi. Yohanes Pembaptis justru menegaskan bahwa dia bukanlah Mesias. Yohanes setia terhadap panggilannya mempersiapkan jalan bagi Yesus.

Saudara-saudari terkasih.
Perkataan Yohanes Pembaptis bahwa Yesus harus makin besar, tetapi Yohanes Pembaptis harus makin kecil adalah sebuah ungkapan seorang tokoh besar yang rendah hati dan tidak berambisi mengambil keuntungan dari tugas perutusannya. Kita pun perlu menyadari bahwa Yohanes Pembaptis memakai kata “harus”, Ia, yakni Yesus Sang Mesias ‘harus’ makin besar, tetapi aku, yakni Yohanes “harus” makin kecil. Harus artinya patut, wajib, mesti, tidak boleh tidak. Dengan demikian, apa pun yang terjadi, apa pun resiko atau bahayanya Yesus harus menjadi besar. Sebaliknya, apa pun yang terjadi dan apa pun resikonya Yohanes Pembaptis harus menjadi kecil. Dan sesungguhnya inilah inti iman Kristiani kita. Setiap hari, setiap minggu, setiap bulan dan setiap tahun kita semua berusaha terus-menerus agar Yesus semakin besar dalam kehidupan kita, baik secara pribadi maupun bersama. Kita melihat bahwa banyak keluarga, kelompok atau lingkungan yang bertengkar karena setiap orang berusaha jadi besar, sementara Yesus menjadi kecil.

Saudara-saudari terkasih.
Yang paling sulit untuk kita lakukan sebagi pengikut Yesus adalah berusaha agar Yesus semakin besar dalam hidup kita, keluarga, lingkungan dan lingkup Gereja kita. Kadang dalam keluarga suami dan isteri bersaing menjadi besar dan mengecilkan yang lain. Demikian pula antara orang tua dengan anak-anak. Orang tua kadang berusaha dominan atau menguasai anak. Atau anak berusaha menguasai orang tua. Jika dalam keluarga sudah ada upaya untuk menguasai atau mau menjadi besar lebih dari yang lain, maka pada saat bersamaan, Yesus jadi semakin kecil atau hilang. Lalu bagaimana agar Yesus semakin besar dalam hidup kita, keluarga dan masyarakat? Pertama-tama adalah kita berjuang agar seluruh perbuatan dan tutur kata kita sesuai dan selaras dengan sabda Yesus. Ketika anak kita sukses, maka yang kita puji dan banggakan bukan lagi diri kita, melainkan Yesus yang berkarya dalam diri kita. Atau ketika kita gagal, kita tidak menyalahkan orang lain, diri sendiri atau Tuhan. Sebaliknya kita melihat rencana Tuhan di balik kegagalan                                                            


REFLEKSI:
Apakah selama ini kita sudah berusaha agar Yesus semakin besar dalam hidup kita dengan berusaha melaksanakan ajaran Yesus?                                                                                                        

MARILAH KITA BERDOA:
Tuhan Yesus Kristus, Engkau menghendaki kami supaya kami semakin kecil dan Engkau semakin besar dalam hidup kami sehingga terciptanya kedamaian dan kehendak Allah dapat terlaksana. Bantulah kami supaya setiap hari kami berjuang melaksanakan perintah-perintah-Mu. Doa ini kami persembahkan dalam nama Yesus, Tuhan dan Pengantara kami. Amin.