Bacaan Hari ini:
Kis.3:11-26
Mzm.8:2a,5,6-7,8-9
luk.24:35-48
“Dan sementara mereka bercakap-cakap tentang hal-hal itu, Yesus tiba-tiba berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata kepada mereka: “Damai sejahtera bagi kamu!” Mereka terkejut dan takut dan menyangka bahwa mereka melihat hantu.”
Lukas 24:36-37
† Dalam nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus. Amin.
Saudara- saudari terkasih dalam nama Tuhan Yesus Kristus,
Setelah Tuhan Yesus yang bangkit itu menampakkan diri kepada dua murid yang menuju Emaus, Ia tiba-tiba hadir di antara ke sebelas murid yang baru saja mendapat kabar tentang dari dua orang murid itu. Tidak dikatakan apa yang menjadi tanggapan kesebelas murid Yesus yang mendapat berita tentang perjumpaan itu. Mungkin karena itu pulalah akhirnya Tuhan Yesus yang sudah bangkit itu harus menampakkan diri kepada saudara-saudaraNya yang sedang berkumpul itu. Ia menyapa mereka dengan berkata” “Damai sejahtera bagi kamu!” Namun mereka tidak menjawab sapaanNya itu; mereka terkejut dan takut, karena mereka mengira yang hadir di antara mereka itu adalah hantu, bukan Yesus yang sudah bangkit. Kesaksian dua murid Emaus itu ternyata tidak membuat mereka mengerti tentang apa yang pernah dikatakanNya: Anak Manusia akan diserahkan dan mati di salib, dan bahwa Ia akan bangkit pada hari ketiga!
Saudara-saudari terkasih,
Kesebelas murid yang selama ini tinggal dan hidup bersama Yesus juga tidak mengenali Dia dan mengira Ia adalah hantu gentayangan. Lalu Tuhan Yesus menegur mereka kataNya: “Mengapa kamu terkejut dan apa sebabnya timbul keragu-raguan di dalam hatimu? Lihatlah tanganKu dan kakiKu: Aku sendirilah ini; rabahlah Aku dan lihatlah, karena hantu tidak ada tulang dan dagingnya, seperti yang kamu lihat padaKu.” Untuk meyakinkan mereka yang “kebingungan”, Yesus minta sesuatu yang dapat dimakan. Mereka memberiNya sepotong ikan goreng dan Yesus memakannya di hadapan mereka. Lalu Yesus sekali lagi mengingatkan mereka tentang apa yang tertulis dalam Kitab Suci.
Saudara-saudari terkasih,
Kepada mereka yang ketakutan dan belum percaya bahwa Dia adalah guru mereka yang sudah bangkit dari antara orang mati, Ia mengatakan kepada mereka: “Ada tertulis demikian: Mesias harus menderita dan bangkit dari antara orang mati;…dalam namanya berita tentang pertobatan dan pengampunan dosa harus disampaikan kepada segala bangsa, mulai dari Yerusalem. Kamulah saksi dari semuanya ini.” Penginjil Lukas mau mengatakan kepada para pendengar Yesus, bahwa tidak mudah menerima peristiwa kebangkitan Yesus dari antara orang mati. Jangankan mereka, orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat tidak mempercayai kalau Yesus akan bangkit dari mati pada hari ketiga. Mereka mencurigai bahwa para muridNya akan mengambil jasadNya dan mengarang cerita bahwa Yesus bangkit dari mati. Mereka pun tidak percaya bahwa Yesus itu sungguh bangkit seperti yang disaksikan oleh penjaga makam. Mereka lalu mengarang sebuah “kebohongan”: murid-murid Yesus datang mengambil jenazah Yesus ketika para penjaga makam Yesus itu sedang tidur. Dan berita itu tersebar sampai sekarang: artinya sampai Lukas menulis Injilnya. Apakah berita itu diragukan? Ya, oleh mereka yang saat ini tidak percaya akan iman kebangkitan Yesus yang kita akui karena kita percaya.
Saudara-saudari terkasih,
Beberapa waktu yang lalu saya menonton di aplikasi internet kesaksian seorang yang bertobat menjadi mualaf dari Timur Tengah: Saya menjadi Kristen dan menerima Yesus sebagai Tuhan dan JuruselamatKu, karena hanya Dia yang tidak pernah mati selamanya; Ia memang mati, tetapi Ia bangkit dan hidup. Siapakah di antara para nabi yang mati dan bangkit seperti Dia. Tidak ada. Karena Ia bangkit, saya percaya bahwa Dia melebihi semua nabi; Ia hidup dari kematian, Ia pasti bisa menghidupkan aku kelak. Dan katanya bersaksi: Barangsiapa percaya kepadaKu, ia tidak akan mati selamanya, tetapi akan Kubangkitkan pada akhir zaman. Para murid mengira Yesus yang tiba-tiba hadir di tengah-tengah mereka sebagai hantu, tetapi Yesus memastikan Dia adalah Tuhan dan Guru mereka, sebab hantu tidak punya tulang dan daging; Dia adalah yang dahulu bersama mereka makan dan minum; dan Ia memastikan hal itu dengan makan sepotong ikan goreng. Yesus sungguh sudah bangkit dan menjadi Tuhan atas hidup kita. Dia bukan hantu. Marilah kita menerima sapaanNya: “Damai sejahtera bagi kamu!”
REFLEKSI:
Apakah aku percaya bahwa Kristus sudah bangkit dan bersedia menjadi saksiNya?
MARILAH KITA BERDOA:
Bapa, yang Mahabaik, berilah kami damai sejahtera yang ditawarkan Yesus karena Ia sudah bangkit dari kematian. Tambahkanlah iman kami akan anugerah kebangkitanNya, agar kami juga siap menjadi saksi kebangkitanNya. Demi Kristus Tuhan kami. Amin.