Give us this day our
Daily Bread
Santapan Rohani
Atas Nama Bapa, Putra dan Roh Kudus

BUAH YANG DIHASILKAN (Lit)

Yohanes 12:24 | Monday, 10 August 2026

Sesungguhnya jikalau biji gandum tidak jatuh ke dalam tanah dan mati, ia tetap satu biji saja; tetapi jika ia mati, ia akan menghasilkan banyak buah.


Renungan Harian

Adapun Robin yang mendapatkan tepuk tangan meriah karena ia berhasil memainkan piano yang dipelajarinya sejak kecil, tersenyum bangga dengan mengarahkan pendangannya kepada ibunya.

Robin mampu bermain sempurna karena ia mau mempersembahkan yang terbaik dan membahagiakan ibunya. Robin berani mematikan egonya hanya ingin melihat orang yang disayangi nya bahagia.

Kematian Yesus (biji gandum yang pecah) membuat anugerah keselamatan tidak hanya terbatas pada bagi kita pengikutNya. Ketika kita bersedia berkorban bagi Tuhan dan sesama, hidup kita akan menjadi berkat dan menghasilkan "buah" rohani.

· Apakah hidup kita saat ini lebih berpusat pada diri sendiri, atau sudah berpusat pada rencana Allah?

· Adakah ego, kebencian, atau kenyamanan duniawi yang perlu kita       "matikan" hari ini agar kasih Kristus dapat terpancar melalui karakter kita?

"Mati" Bagi Diri Sendiri (Yohanes 12:24), Sama seperti biji gandum yang tidak akan menghasilkan apa-apa jika tetap disimpan dan tidak ditanam, hidup kita juga tidak akan memancarkan dampak rohani jika kita terus hidup dalam keegoisan. "Mati"  berarti menyangkal diri, mematikan ego, dan menundukkan kedagingan agar rencana Tuhan yang berkuasa atas hidup kita.