“Aku tidak membutuhkan engkau”
Seringkali kesuksesan bisa membuat kita besar kepala. Kita merasa tidak butuh sabuk pengaman atau diperintah orang. Kita membawa sikap ini kedalam komunitas, bagaikan mata yang berkata kepada tangan, “Aku tidak membutuhkan engkau” atau kepala yang berkata kepada kaki, “Aku tidak membutuhkan engkau”. (1Kor 12:21). Kenyataannya, kita perlu mereka , dan justru anggota2 tubuh yang nampaknya paling lemah, yang paling dibutuhkan (seperti jari tangan).
Kita diciptakan seturut gambar dan rupa Allah, yang saling bekerja sama dalam Persekutuan. Allah yang dalam relasi kesempurnaan pada diri-Nya, menciptakan kita untuk berada dalam relasi dengan sesama ,baik dikehidupan sehari-hari maupun dalam komunitas gereja. Kita diciptakan berbeda, dan itu baik adanya. “Andai kata tubuh seluruhnya adalah mata, dimanakah pendengaran?”
Walaupun berbeda-beda, setiap kita “sangat penting”. Siapa pun yang melayani kita dalam Gereja, didalam keluarga, katakan kepada mereka bahwa kita menghargai kehadiran mereka, serta ucapkan terima kasih atas pelayanan mereka.
Allah menciptakan kita, untuk memenuhi kebutuhan orang lain juga. Mari salingmengucapkan terima kasih atas pelayanan yang diberikan kepada kita.