Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak. Apa yang lebih dari pada itu berasal dari si jahat.
Di negeri kita, hampir setiap saat, kita tahu, para pemimpin itu berbohong. Namun, mereka tetap aman-aman saja. Yesus menghendaki agar seseorang tidak bersumpah palsu. "Jika ya, hendaklah kamu katakan, ya, jika tidak, hendaklah katakan: tidak". Yesus menambahkan: "Apa yang lebih daripada itu berasal dari si jahat" (Mat 5:37)
Kebenaran harus dijunjung tinggi, ditegakkan dan diperjuangkan. Semakin seseorang melakukan kebenaran, semakin la layak dipercaya.
Tetapi dalam hidup nyata, alangkah "lumrah"nya dusta itu! Salah satu dosa paling awal yang dilakukan manusia adalah dosa ini.Anak-anak tak perlu belajar mahir ber-dusta. Namun, dusta Allah dipandang sebagai sesuatu yang amat serius.
Dusta bagi Allah termasuk dosa berat karena kebenaran adalah sesuatu yang bernilai tinggi. Kebenaran adalah Allah sendiri. Yesus sendiri berkata. "Akulah jalan, kebenaran dan kehi dupan (Yoh 14:6). Berkatalah benar seorang kepada yang lain. Janganlah merancang kejahatan dalam hatimu seorang terhadap yang lain, dan janganlah mencintai sumpah palsu. Amin