Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia tetapi kehilangan nyawanya?
Ketika Yesus berkata, 'Siapa pun yang ingin menyelamatkan nyawanya akan kehilangan nyawanya; tetapi siapa pun yang kehilangan nyawanya demi Aku akan menemukannya'. Cara lain untuk mengungkapkannya adalah dengan mengatakan, 'Jika kita hanya mencari diri kita sendiri, kita akan kehilangan diri kita, sedangkan jika kita menjangkau melampaui diri kita sendiri kepada Allah dan kepada Putra-Nya Yesus, kita akan menemukan jati diri kita yang sebenarnya'.
'Bagaimana mungkin ini benar?' 'Apa maksud Yesus dengan ini? Yesus berbicara tentang 'orang yang ingin menyelamatkan hidupnya', Ia merujuk pada orang yang secara egois mencari pemenuhan diri, yang berpegang teguh pada kehidupan dengan cara yang sangat berpusat pada diri sendiri dan mementingkan diri sendiri.
Bahwa orang seperti itu pada akhirnya, mereka akan kehilangan hidup mereka. Sebaliknya, mereka yang siap memberikan hidup mereka dalam kasih, karena inilah yang Yesus lakukan untuk kita dan yang Ia minta dari kita, kita akan menerima kepenuhan hidup sebagai karunia Allah. Mereka akan menerima kepenuhan hidup ini di kekekalan, namun mereka akan mulai mengalaminya di sini dan sekarang dalam kehidupan duniawi ini.
Kita dapat kehilangan segalanya, karena kasih kepada Allah dan sesama, namun tetap menemukan hidup yang penuh. Terutama kehidupan dan kematian Yesuslah yang mengungkapkan hal ini.