Give us this day our
Daily Bread
Santapan Rohani
Atas Nama Bapa, Putra dan Roh Kudus

PELITA YANG BERCAHAYA

Lukas 8:17 | Sunday, 25 January 2026

"Sebab tidak ada sesuatu yang tersembunyi yang tidak akan dinyatakan, dan tidak ada sesuatu yang rahasia yang tidak akan diketahui dan diumumkan." 


Renungan Harian

Pelita adalah lampu dengan bahan bakar minyak. Di zaman sekarang ini sudah jarang sekali orang menggunakan pelita untuk menerangi rumahnya karena semua orang menggunakan tenaga listrik. Di daerah terpencil, pelosok, pedalaman mungkin masih ada orang yang menggunakan pelita sebagai alat penerangan.

Menjadi pelita adalah panggilan Tuhan bagi setiap orang percaya. Mengapa? Kita yang telah diselamatkan, jadi terang Tuhan. Bagaikan pelita yang menyala di tengah kegelapan, yang hidup bercahaya di depan semua orang. Agar mereka lihat dan memuliakan Allah Bapa di sorga." 

Menjadi pelita berarti menjadi berkat bagi orang lain. Menjadi pelita di mana?  Di mana pun kita berada dan kapanpun waktunya: bisa di kantor, di pabrik, di sekolah, di kampus, dan juga di tempat kita tinggal. Menjadi pelita bagi orang lain tidak harus selalu menjadi seorang fulltimer di gereja. Apalah artinya kita sibuk dengan jadwal pelayanan yang padat, jika kehidupan kita sendiri tidak menjadi terang dan berdampak bagi orang lain.

Ketika pelita dinyalakan sumbunya akan semakin terbakar, artinya mendatangkan kerugian bagi orang yang menyalakan pelita itu. Jadi ada harga yang harus kita bayar untuk menjadi pelita bagi orang lain!  Kita harus siap untuk berkorban dan rugi. Menjadi pelita berarti harus rela menjadi hamba dan pelayan bagi orang lain, sebagaimana Tuhan Yesus teladankan bagi kita!