Give us this day our
Daily Bread
Santapan Rohani
Atas Nama Bapa, Putra dan Roh Kudus

HIDUP YANG BERKENAN PADA ALLAH

Lukas 12: 20 | Saturday, 18 April 2026

Tetapi firman Allah kepadanya: Hai engkau orang bodoh, pada malam ini juga jiwamu akan diambil darimu, dan apa yang telah kausediakan, untuk siapakah itu nanti?


Renungan Harian

Kematian adalah sesuatu yang pasti yang tidak mungkin kita hindari. Segala yang ada pada kita kekayaan status, dan popularitas, pada akhirnya kelak akan kita tinggalkan. Seperti kata pemazmur, tidak peduli seberapa pun kayanya kita semasa di dunia, akhir-nya seluruh harta itu akan kita tinggalkan begitu saja (ayat 11) Tidak peduli seberapa besar rumah yang kita tinggal selama hidup, Tidak peduli seberapa berkuasa dan mulianya kita, pada akhimya seluruh kekuasaan dan kejayaan tersebut akan dilepaskan untuk selamanya.

Lalu, apakah ini berarti kita seharusnya sudah cukup menjalani hidup dengan serba miskin dan tanpa ambisi? Tentu tidak! Melain-kan atas kesadaran akan kesementaraan hidup ini, kita harus memakai harta dan status kita untuk hal-hal yang bersifat lebih kekal, yaitu untuk hal-hal yang berkenan kepada Allah. Entah untuk menolong orang lain yang membutuhkan: entah untuk mem perbaiki hal-hal buruk yang terjadi di sekitar kita.

Hidup di dunia ini sementara, tetapi bisa dibuat penuh makna jika diisi dengan hal-hal yang berkenan kepada Allah. Amin.