"...marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita, dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita."
Kunci sebagai pemenang terhadap masa lalu adalah, mengarahkan pandangan ke depan, (Ibrani 12:2a). Hanya Dia yang sanggup menyucikan dosa-dosa kita dan takkan pernah mengingat-ingat masa lalu kita, sekelam apa pun. Melalui pengorbanan-Nya di kayu salib Kristus telah mengampuni dosa kita dan menghapuskan semua kesalahan kita, tapi mengapa kita tidak mau lepas dari belenggu masa lalu? Jangan biarkan Iblis menyeret kita kembali ke lembah kelam masa lalu.
Jangan menengok masa lalu, berlarilah dengan pandangan lurus ke depan dengan mata terarah kepada Tuhan, karena masa depan penuh harapan Tuhan sediakan. "Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, " (Yer 29:11).
Isteri Lot "...menoleh ke belakang, lalu menjadi tiang garam." (Kej 19:26), bukti tidak mau taat dan enggan meninggalkan masa lalu; baginya tidak ada pertolongan!
Jangan membiarkan diri dibelenggu masa lalu karena itu hanya akan menghalangi kita untuk menikmati berkat yang Tuhan sediakan!