Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apapun di bawah langit ada waktunya.
Menurut Pengkhotbah 3:1-8, berhikmat berarti menyadari bahwa segala sesuatu di hidup ini memiliki masanya sendiri, baik dalam aktivitas manusia maupun di alam. "Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apapun di bawah langit ada waktunya".
Mungkin kita akan menikah atau sedang menantikan anak kita yang pertama. Mungkin kita baru lulus sekolah dan memasuki dunia kerja, atau baru saja pensiun dari suatu pekerjaan penuh waktu. Dalam perpindahan dari satu masa ke masa berikutnya, prioritas kita pun berubah. Kita mungkin perlu mengesampingkan apa yang pernah kita lakukan di masa lalu dan menyalurkan energi kita untuk hal-hal lain. Amsal 3:6 menjanjikan bahwa ketika kita mengakui Dia dalam segala sesuatu yang kita lakukan, Dia akan membimbing kita ke jalan yang harus kita tempuh.
Doa:
Bapa Surgawi, beriku hikmat-Mu untuk mengetahui prioritas yang perlu kuambil dalam masa hidupku saat ini. Bimbingku dalam segala yang kulakukan. Kerinduanku hanyalah untuk menghormati-Mu melalui pilihan dan jalan hidupku. Amin.