Iblislah yang menjadi bapamu dan kamu ingin melakukan keinginan-keinginan bapamu. Ia adalah pembunuh manusia sejak semula dan tidak hidup dalam kebenaran, sebab di dalam dia tidak ada kebenaran. Apabila ia berkata dusta, ia berkata atas kehendaknya sendiri, sebab ia adalah pendusta dan bapa segala dusta.
Kita pernah kecewa dengan produk yang diiklankan sedemikian hebat ternyata setelah kita membeli, iklan itu tidak menyampaikan kebenaran. Apalagi di dunia belanja On-Line yang menjamur seperti sekarang ini, kita tidak bisa memegang dan maraba benda yang akan kita beli, hanya melihat gambarnya, yang telah dimanipulasi sedemikian agar nampak indah dan menggiurkan. Iklan burger yang besar dan kelihatan menarik, setelah saudara order, yang datang burger dengan ukuran kecil tak seindah tampilan gambanya diiklan.
Kita ditunut untuk hidup benar, tidak hidup dalam dusta dan kepura-puraan. Kita harus belajar terbuka, kita semua sedang belajar dan sedang dibentuk oleh Tuhan. Tidak perlu malu dan takut dihakimi ketika kita menampilkan siapa diri kita sebenarnya.
Demikian juga kita jangan menghakimi orang lain ketika orang berusaha terbuka, berikan anugerah. Keterbukaan kejujuran akan menyembuhkan. Jika kita murid Kristus, kita menunjukkan jati diri kita sebagai orang yang penuh kasih dan jauh dari rasa dendam dan benci. Amin.