"Kami ini telah meninggalkan segala sesuatu dan mengikut Engkau!"
Seiring berjalannya waktu, selalu saja ada orang Kristen yang kehilangan semangat dalam mengiring Kristus, tak lagi antusias mengerjakan panggilan hidupnya, bahkan tidak sedikit pula dari mereka yang imannya gugur di tengah jalan. Apa penyebabnya?
Menjadi pengikut Kristus tidak berarti perjalanan hidup akan mulus, terbebas dari masalah, penderitaan, atau kesesakan, dan berlimpah dengan berkat. Ternyata apa yang mereka bayangkan tak sesuai dengan kenyataan: sudah mengiring Kristus, masalah justru datang, ujian berat harus dialami, sementara kehidupan orang-orang diluar Tuhan sepertinya tampak enak, jalannya lancar, dan penuh keberuntungan.
Sering kita jadi kecewa dan menganggap bahwa mengiring Kristus itu tak ada untungnya dan sia-sia belaka. Sudah melayani Dia, lalu timbul pertanyaan dalam hati: "Apa upahnya?"
Dengarkan nasihat rasul Paulus: "...saudara-saudaraku yang kekasih, …giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia." (1 Kor 15:58).
Tuhan sendiri menegaskan bahwa ada upah yang Ia sediakan bagi orang-orang yang setia mengiring Kristus sampai akhir. Karena itu jangan pernah di sia-siakan waktu, kesempatan, dan juga potensi yang Tuhan beri. Harga yang telah kita bayar untuk Tuhan, pada saatnya pasti akan terbayar lunas!