Percayalah kepada-Nya setiap waktu, hai umat, curahkanlah isi hatimu di hadapan-Nya; Allah ialah tempat perlindungan kita.
Kita merenungkan betapa singkatnya masa hidup Kita sendiri. Dalam perenungan seperti itu, mungkin kita tidak saja bergumul dengan peristiwa yang pernah terjadi, tetapi juga dengan perasaan yang kita alami pada saat itu. Kita mengukur masa hidup kita dengan jam dan tanggal kita mengingat masa-masa tersebut karena segala peristiwa yang mengisinya. Momen-momen kehidupan yang paling membekas dalam ingatan kita adalah berbagai sukacita, rasa kehilangan, berkat, rasa sakit, kesuksesan, atau Kegagalan yang pernah kita alamı.
Kitab Suci menguatkan kita "Percayalah kepada-Nya setiap waktu, hai umat, curahkanlah isi hatimu di hadapan Nya, Allah ialah tempat perlindungan kita. Daud menulis kata-kata ketika sedang dikepung musuh-musuhnya. Meski demikian, ia tetap menanti dengan tenang di dekat Allah mengingatkan kita bahwa kasih setia Allah lebih besar daripada masa-masa sulit yang kita hadapi.
Dalam setiap peristiwa, kita mempunyai satu keyakinan pasti Allah kita selalu mendampingi kita, dan Dia lebih dari sanggup untuk membawa kita melalui segala pasang surut yang terjadi dalam hidup ini. Ketika terjadi sesuatu yang mengancam untuk menggoyahkan kita, pertolongan Allah akan tiba tepat pada waktunya.
Allah selalu menyertai kita dalam pasang surut hidup kita. Amin