, dan apabila aku tidak datang, aku mendengar, bahwa kamu teguh berdiri dalam satu roh, dan sehati sejiwa berjuang untuk iman yang timbul dari Berita Injil.
Internet memudahkan kita tahu segala hal dalam waktu singkat. Salah satu hal yang paling krusial, adalah kita tidak perlu khawatir bahkan tidak perlu peta jalan bila kita mau mengunjungi suatu tempat yang belum pernah sama sekali kita datangi. “Tanya ajah sama mbah Google” Kita tinggal buka HP, pencet, maka kita akan tahu dan tidak perlu khawatir nyasar.
Dalam hal kerohanian, jangan pernah kita mengharapkan hal kemudahan untuk mendalami-nya tanpa mengalaminya. Karena bila awalnya kita sudah berhasrat untuk “Mau sembuh dari luka batin” maka harusnya disertai dengan daya juang yang tinggi, daya pertahanan iman harus diperkuat.
Maka penting bagi kita untuk membangkitkan : *Rasa syukur -* Merenungkan lalu mengalami Kebangkitan Iman. Rasa syukur harus mengawali setiap nafas kehidupan kita. Remenungkan apa yg telah Tuhan berikan sampai dengan saat ini dalam kehidupan kita. Hingga akhirnya bermuara pada “Kebangkitan” bebas lepas dari semua hal-hal yang mematikan iman kita.
Mari bangkit, lepaskan dan tinggalkan budaya kemudahan, tingkatkan terus hasrat berjuang terus meningkatkan iman kita hingga kita mencapai garis finish, saat nya kita menghadap “Sang Khalik” dengan iman yang teguh.