Mereka segera pergi dari kubur itu, dengan takut dan dengan sukacita yang besar dan berlari cepat-cepat untuk memberitahukannya kepada murid-murid Yesus.
Saya membaca pengalaman seseorang yang koma selama 15 hari dan dia bangun juga sembuh. Dalam keadaan koma, dia tidak merasakan apa-apa. Tetapi dia dapat melihat ibunya dan pacarnya menangis. Dokter dan suster memasukkan selang dan jarum suntik ketubuhnya. Dan tiba-tiba dia melihat ada jalan kecil yang terang, lalu dia masuk ke jalan itu, bertemu dengan ayahnya dan juga temannya yang sudah meninggal. Lalu dia bercakap-cakap dengan ayahnya. Satu hal yang dapat dia ingat yaitu bahwa ayahnya berpesan agar dia “Percaya pada Tuhan dan berbuat baik kepada sesama.”
Ya, saudara pesan dari ayahnya : “Percayalah kepada Tuhan” melalui perjalanan waktu, dosa telah mengacaukan masa depan kita. Karena itu, hidup kita harus diperbaharui kembali dengan pertobatan. Supaya masa depan kita menjadi cerah kembali.
Senyum yang sudah hilang dari hati dan wajah kita, perjalanan yang sudah mulai membungkuk, mata yang mulai redup, pandangan yang jadi pesimis, semua menjadi segar kembali, dipulihkan dan kita dapat melangkah lagi dengan pasti bersamaan dengan rencana Allah yang sempurna. Kasih setia-Mu, ya Tuhan, kiranya menyertai kami, seperti kami berharap kepada-Mu. (Mazmur 33:22) Amin.