Give us this day our
Daily Bread
Santapan Rohani
Atas Nama Bapa, Putra dan Roh Kudus

UNTUK APA MENYIBUK-KAN DIRI ?

Mateus 11: 28 | Tuesday, 04 August 2026

Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat. Aku akan memberi kelegaan kepadamu.


Renungan Harian

Nilai diri kita tidak diukur dari apa yang kita lakukan bagi Tuhan, tetapi dari apa yang telah dilakukan-Nya dalam diri kita. Kristus tidak pernah meminta kita sibuk bekerja, sehingga tidak ada waktu untuk duduk diam di kaki-Nya. Menanti dengan penuh pengharapan itulah yang sering dianggap-Nya sebagai pelayanan terbaik.

Jadi bagaimana Tuhan menghitung nilai diri kita,  dengan apa saja yang sudah kita capai? Apakah Dia memberi kita penghargaan krena kita sudah begitu sibuk sehingga kelelahan dan mengabaikan diri kita sendiri?

Sebagai pengikut Yesus, seharusnya kita tidak hidup seperti itu. Yesus tidak hanya membebaskan kita dari pebudakan dosa, tetapi Dia juga mematahkan belenggu keharusan untuk membuktikan nilai diri kita. Melakukan banyak hal untuk Allah mungkin membuat kita merasa penting, tetapi yang menjadikan kita penting bagi Alah adalah  ,ketika kita memperkenankan Tuhan bekerja di dalam diri kita, dengan maksud menjadikan kita serupa gambaran dengan Putra-Nya (Roma 8: 28-30).

Mintalah kepada Tuhan, agar kita dapat berbuat bijak dalam menyeimbangkan kesibukan kita untuk dunia dan untuk Tuhan. Karena Dia-lah sumber segala kebaikan untuk hidup ini. Amin.