Sebab itu janganlah kamu takut, karena kamu lebih berharga daripada banyak burung pipit. Setiap orang yang mengakui Aku di depan manusia, Aku juga akan mengakuinya di depan Bapa-Ku yang di surga.
Ketakutan adalah salah satu musuh manusia yang paling berbahaya. Ketakutan, bisa membuat kita tidak bisa berbuat apa-apa, merasa hampa dan bahkan tidak bisa mengambil inisiatif apa pun. Yesus mengingatkan agar para murid ketika berhadapan dengan pelbagai tekanan tidak perlu takut dan patah semangat. Memang tekanan, kesulitan,tidak bisa dihindari.
Dalam memberikan nasihat, ungkapan “jangan takut” diulang oleh Yesus sampai beberapa kali. Tugas para murid memang penuh risiko. Namun, pesan yang mereka bawa harus terus diwartakan dengan keberanian dan penuh keyakinan, sehingga mampu mengubah wajah dunia yang tercoreng oleh ketidak-adilan. Yang mereka bawa adalah kabar sukacita yang membebaskan semua orang!
Sementara itu, gambaran tentang rambut kepala yang terhitung oleh Allah mengungkapkan bagaimana IA mengenal kita dengan segala kelebihan dan kelemahan kita. Kekuatan Allah yang penuh kasih mestinya mampu mendorong kita untuk terus terlibat dalam menghadirkan Allah.
Dalam tengah situasi saat ini yg tidak baik2 saja, kita harus percaya penuh bahwa Tuhan selalu menyertai kita dalam seluruh titik kehidupan. Kita semua sungguh berharga di mata Tuhan, dan Dia tahu apa yang terbaik bagi kita. Tugas kita hanya satu, yakni mewujudkan gambar wajah Allah yang penuh kasih di tengah dunia.