"Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus,"
Setiap kali menghadapi permasalahan hidup biasanya kita langsung mengeluh, bersungut-sungut, menyalahkan situasi, mengambing-hitamkan orang lain, dan menyalahkan Tuhan. Ini menunjukkan kita memiliki cara pandang yang salah terhadap rancangan Tuhan.
Kita selalu menginginkan hari-hari yang kita jalani tanpa masalah, tanpa ujian, tanpa tantangan, dan nyaman. Kita berharap rancangan Tuhan berjalan seperti yang kita inginkan; kita ingin Tuhan menggenapi rancangan-Nya dengan jalan yang mulus.
"Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku,." (Yesaya 55:8-9); rancangan Tuhan bukanlah rancangan kita, jalan Tuhan bukanlah jalan kita. Bagian kita adalah tunduk dan berserah sepenuhnya kepada kehendak Tuhan, sebab untuk masuk ke dalam rancangan-Nya kita harus siap mengalami proses pembentukan dari Tuhan. Supaya kita kuat dalam menjalani proses kita harus "...menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus,".
Di dalam Kristus ada penundukan diri kepada kehendak Bapa, kerendahan hati, kasih dan belas kasihan. Dengan meneladani Kristus kita akan mampu merespons setiap proses dengan sikap hati yang benar dan tetap bisa bersyukur, menaklukkan kehendak sendiri kepada kehendak Tuhan, dan taat. Berpikir seperti Kristus berpikir dan punya hati seperti Dia, kunci kemenangan dalam menjalani proses!