Give us this day our
Daily Bread
Santapan Rohani
Atas Nama Bapa, Putra dan Roh Kudus

MERENDAHKAN DIRI UNTUK BERTOBAT

Mateus 18: 5 | Friday, 27 March 2026

Dan barangsiapa menyambut seorang anak seperti ini dalam nama-Ku, ia menyambut Aku.


Renungan Harian

Biasanya orang menjadi rendah diri karena ejekan orang lain. Adakah orang yang dengan sengaja memilih untuk merendahkan dirinya, atau rela merendahkan diri hanya untuk sebuah pertobatan?   Gengsi atau ego yang tinggi sangat menguasai hati kita, maka jelas tidak ada seorangpun yang rela diremehkan atau bahkan direndahkan.

Pertobatan itu penting agar kita dapat masuk ke dalam sorga, dan yang diminta Yesus adalah pertobatan yang membuat kita menjadi seperti anak kecil. Hal ini sangat bertentangan dengan pemikiran di zaman itu, sebab anak kecil dan wanita adalah kaum yang tidak dianggap atau diremehkan.

Yesus ingin setiap orang yang bertobat sungguh-sungguh merendahkan dirinya. Karena pertobatan sejati itu mengaku seluruh keberadaan diri sebagai manusia berdosa di hadapan Tuhan. Seorang yang bertobat harus tidak memiliki kepercayaan diri yang tinggi di hadapan Tuhan, sebab sejatinya manusia hanyalah debu di hadapan-Nya.

Bukan orang hebat, atau yang rajin melayani, orang pintar, atau orang kaya, bukan juga orang yang merasa benar dan layak yang akan mendapat pengampunan-Nya. Ia telah mengampuni kita ketika masih berdosa.

Ia mengampuni kita yang rendah diri dan mau mengaku dosa dihadapan-Nya. Jangan merasa tinggi dihadapan Tuhan, tidak seorangpun yang layak. Semua hanya karena anugerah-Nya. Mari belajar merendahkan diri di hadapan Tuhan dalam pertobatan kita, mengingat bahwa kita hanyalah debu tanah yg diberi kehidupan oleh Tuhan.