Give us this day our
Daily Bread
Santapan Rohani
Atas Nama Bapa, Putra dan Roh Kudus

ALLAH MENANTI

2 Petrus 3: 9 | Friday, 17 July 2026

Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, ...tetapi la sabar terhadap kamu, karena la menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat.


Renungan Harian

Di masa Natal ini kita banyak menanti. Di tengah kemacetan lalu lintas. Kita menanti anggota keluarga kita untuk tiba dan berkumpul bersama.  Kita menantikan waktunya untuk membuka hadiah yang kita terima sebagai ungkapan kasih dari orang lain.

Natal sesungguhnya adalah perayaan bagi kita untuk menantikan sesuatu yang jauh lebih penting dari sekadar suatu tradisi hari raya. Natal mengingatkan kita bahwa Allah juga menantikan orang untük melihat kemuliaan-Nya, untuk menerima kasih dan pengampunan-Nya, dan untuk berbalik dari dosa Kita menantıkan kedatangan-Nya kembali, tetapi Dia menantikan pertobatan.

Tuhan rindu menjalin hubungan dengan orang-orang yang dikasihi Nya. Dialah yang berinisiatif ketika Dia datang sebagai bayi Yesus dan sebagai Anak Domba yang memberikan nyawa-Nya. Sekarang Dia menantikan kita untuk menyambut-Nya dalam hidup kita sebagai Juruselamat dan Tuhan.

Allah menanti dalam keheningan Sementara dunia sibuk lalu lalang: Tak adakah yang berdiam dan mendengar, Smith Untuk segera menjawab, "Ini aku Tuhan" ?   Allah menepati janji-janji-Nya dengan sabar. Amin.