Berbahagialah orang-orang yang memegang peringatan-peringatan yang mencari Dia dengan segenap hati.
Ed, teman saya, bercerita tentang putranya yang masih kecil. Anak itu sedang berdiri dalam sebuah genangan lumpur, jadi ayahnya memintanya untuk keluar dari situ. Namun anaknya justru berlari melintasi genangan itu. "Jangan lari-lari di situ. Anak itu tahu apa yang dikehendaki ayahnya, tetapi ia tidak mau melakukannya.
Terkadang saya berlaku seperti anak yang bandel itu. Saya tahu bahwa perbuatan saya tidak berkenan di hati Tuhan, tetapi tetap saja saya melakukannya. Allah berfirman kepada umat Israel untuk "baik-baik mendengarkan suara TUHAN, Allahmu", tetapi mereka berulang kali gagal.
Begitu sering hati kita dikuasai oleh rasa cemburu, kebencian, niat untuk memberontak. Namun Allah mengaruniakan penebusan bagi kita melalui pengorbanan Anak-Nya, Tuhan Yesus Kristus. Roh Kudus menolong kita ketika kita dicobai, dan apabila kita mengakui dosa kita, Allah berjanji untuk mengampuni kita.
Jika Anda seperti saya, masih jatuh-bangun dalam genangan lumpur hidup ini, janganlah menyerah Allah akan menolong kita untuk melawan pencobaan yang ada, dan Dia tidak akan pernah berhenti mengasihi kita! Amin.