Kemudian disuruhnyalah menjemput dia. Ia kemerah-merahan matanya indah dan parasnya elok. Lalu Tuhan berfirman : Bangkitlah urapilah dia, sebab inilah dia” Samuel mengambil tabung tanduk yang berisi minyak itu dan mengurapi Daud di tengah-tengah saudara saudaranya. Sejak hari itu dan seterusnya berkuasalah Roh Tuhan atas Daud…
Daud mempunyai sebuah impian besar dalam kehidupannya, tetapi sebagai seorang pemuda ia menghabiskan bertahun-tahun waktunya sebagai seorang gembala, dengan memelihara domba-domba ayahnya.
Saya yakin ada banyak kesempatan saat ia tergoda untuk mengira bahwa Tuhan telah melupakan. Ia pasti telah berfikir, Tuhan, apakah yang sedang kulakukan di sini? Tidak ada masa depan di tempat ini. Aku ingin melakukan sesuatu yang besar bagi-Mu. Kapankah Engkau akan mengubah keadaan. Tetapi Daud memahami waktu Tuhan yang tepat. Ia berkata, "Tuhan, aku mempercayai-Mu. Masa hidupku ada dalam tangan-Mu."Pada waktunya Tuhan mengurapinya dan berkuasalah Roh Tuhan atas Daud.
Tuhan membawa Daud keluar dari padang itu. Ia mengalahkan Goliat, dan akhirnya ia dijadikan raja Israel. Mungkin, kita mempunyai sebuah impian yang besar dalam hati kita.
Tuhan tidak terbatas pada cara-cara alami manusia dalam melakukan segala sesuatu. Jika kita mau mempercayai Tuhan dan menjaga sikap yang baik, tetap setia di tempat kita berada, tidak tergesa-gesa dan berusaha memaksakan segala sesuatu untuk terjadi, Ia akan mewujudkan sesuai dengan waktu Nya. Amin.