"Akulah, Akulah yang menghibur kamu. Siapakah engkau maka engkau takut terhadap manusia yang memang akan mati, terhadap anak manusia yang dibuang seperti rumput,"
Ketakutan menjadi persoalan terbesar dalam hidup manusia hari-hari ini. Seorang kaya, bahkan artis terkenal rela mengeluarkan banyak uang demi menyewa bodyguard untuk mengawal dan menjaganya agar aman dan terlindungi dari orang-orang yang berniat jahat. Kini supaya rumah lebih aman, banyak orang memasang pagar berduri, alarm, pasang CCTV di setiap sudut ruangan, agar rumahnya aman. Intinya, banyak orang dihantui oleh rasa takut.
Bagaimana pun situasinya, firman Tuhan menguatkan kita agar tidak takut. Namun kenyataannya masih banyak orang percaya hidup dalam ketakutan. Ada banyak faktor yang membuat orang dihantui oleh rasa takut:
1. Hidup jauh dari Tuhan. Semakin kita meninggalkan Tuhan dan hidup jauh dari hadirat-Nya, semakin kita hidup dalam ketakutan. Jadi, selama kita dekat dengan Tuhan dan hidup dalam kuasa-Nya, tidak ada alasan untuk kita menjadi takut, karena kita percaya bahwa janji Tuhan ya dan amin.
2. Hidup dalam ketidak-taatan. Karena tahu sudah melanggar perintah Tuhan, Adam dan Hawa pun menjadi takut. "Ketika sadar bahwa mereka telah melanggar perintah Tuhan. Jika kita menjadi orang yang taat, maka tidak ada ketakutan, sebab ketaatan mendatangkan berkat dari Tuhan.
Selama kita hidup dekat dengan Tuhan dan taat kepada-Nya, kita pasti dijaga Tuhan seperti biji mata-Nya sendiri.