Give us this day our
Daily Bread
Santapan Rohani
Atas Nama Bapa, Putra dan Roh Kudus

PEDULI = PERWUJUDAN KASIH

Ibrani 13:2 | Friday, 10 April 2026

 “Jangan kamu lupa memberi tumpangan kepada orang, sebab dengan berbuat demikian beberapa orang dengan tidak diketahuinya telah menjamu malaikat-malaikat.”


 


Renungan Harian

Dahulu, orang melakukan perjalanan amat sederhana. Membawa bekal dan jika malam tiba waktunya istirahat mereka tidur di tempat2 yang dianggap aman bukan nyaman. Sehingga sudah menjadi kebiasaan baik, orang yang murah hati bersedia membuka pintu rumahnya. Istilah yang dipakai tumpangan, dan juga memberi bekal makanan buat di jalan.

Saat ni kepedulian semacam itu bisa kita lakukan dengan memberikan sumbangan untuk Pembangunan Gereja2 dipedalaman. Umat disana sangat membutuhkan Gereja, agar mereka bisa mempunyai tempat peribadatan yg lebih memadai dan nyaman. Suatu perbuatan yang terpuji Inilah situasi yang kita ketahui sekarang. Karena kita diajak tetap untuk peduli. Tuhan memberi tuntunan tentu Dia tahu kita mampu menjalankannya.

Inti firman Tuhan adalah, kasih itu tidak memandang bulu. Kasih itu bisa memberi kelegaan , tidak tak acuh, apakah kita orang beriman punya kasih dan perduli atas mereka yang tengah memikul kesukaran dalam hidup.

Kasih kepada Sesama (Agape) yaitu: Mengasihi sesama yang berarti memberikan diri, peduli, dan memperhatikan kebutuhan orang lain, termasuk mereka yang sedang dalam kesukaran. Kasih sejati menuntut kesetiaan dan perjuangan, tidak menyerah meskipun sulit, serta merawat hubungan dengan tulus.