"Tuhan adalah terangku dan keselamatanku, kepada siapakah aku harus takut? Tuhan adalah benteng hidupku, terhadap siapakah aku harus gemetar?"
Ketakutan adalah salah satu masalah terbesar dalam kehidupan manusia. Rasa takut yang berlebihan bisa dikategorikan sebagai suatu kelainan yang disebut fobia, yaitu kecemasan yang luar biasa, terus-menerus, tidak realistis sebagai respons terhadap keadaan eksternal tertentu.
Penyebab rasa takut dalam diri tiap-tiap orang tentunya berbeda-beda: takut ketinggian, takut ditinggalkan pacar, takut gemuk, takut tidak bisa menyenangkan kluarga, takut gagal ujian, takut sakitnya tidak bisa sembuh, takut mati dan sebagainya.
Sebagai orang percaya tidak seharusnya kita mengalami ketakutan. Ketakutan membuat seseorang kehilangan damai sejahtera. Ketakutan juga salah satu penghalang untuk mengalami berkat-berkat Tuhan, rasa takut membuktikan bahwa kita meragu-kan kuasa Tuhan,tidak percaya penuh kepadaNya. Banyak sekali ayat dalam Alkitab yang menasihatkan agar kita tidak takut dalam menjalani hidup ini. Hal ini menunjukkan bahwa Tuhan sangat rindu melepaskan anak-anakNya dari ketakutan, bahkan ia sendiri yang berjanji untuk menyertai, meneguhkan, menolong, memegang tangan kita dan memberikan kemenangan.
"Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban." 2 Timotius 1:7