Broadcast
Atas Nama Bapa, Putra dan Roh Kudus

JANGANLAH KAMU KUATIR

BC - 12392G | Friday, 10 July 2026

Bacaan Hari ini:
Hos.14:2-10
Mzm.51:3-4.8-9.12-13.14.17
Mat.10:16-23

“Apabila mereka menyerahkan kamu, janganlah kamu kuatir akan bagaimana dan akan apa yang harus kamu katakan, karena semuanya itu akan dikaruniakan kepadamu pada saat itu juga. Karena bukan kamu yang berkata-kata, melainkan Roh Bapamu; Dia yang akan berkata-kata di dalam kamu.”
Matius 10:19-20

† Dalam nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus. Amin.Saudara- saudari terkasih dalam nama Tuhan Yesus Kristus,
Di jaman modern ini, ketika perkembangan teknologi, ilmu pengetahuan dan perekonomian melejit, banyak kekuatiran yang dialami oleh masyarakat kebanyakan. Jurang antara si kaya dan si miskin semakin melebar; banyak orang yang tidak bisa memenuhi kebutuhan dasarnya seperti papan, sandang dan terutama pangan dan kesehatan. Banyak orang yang masih dihantui oleh berbagai persoalan hidup: besok mau makan apa? Bagaimana bayar kontrakan dan bagaimana bayar cicilan utang? Segelintir orang yang menguasai kekayaan dunia dan mereka hidup dalam kemewahan. Tetapi siapakah di antara mereka tidak memiliki kekuatiran di dalam hidupnya? Orang-orang ini bingung mengamankan hartanya; siapa yang mewarisi hartanya sementara mereka tidak punya keturunan. Tidak seorangpun yang tidak miliki rasa takut, kecemasan dan kegelisahan, betul?

Saudara-saudari terkasih,
Rasa takut pasti dialami oleh semua orang. Atau adakah orang yang tidak pernah merasa takut? Hari ini kita mendengar tentang pesan Tuhan supaya kita “jangan kuatir!”; itu tidak berarti kalau kita ini orang sempurna yang tidak memiliki rasa takut, betul? Yang Tuhan mau sampaikan kepada kita adalah “bagaimana” kita mengelola “rasa takut” dan “kecemasan” dalam hidup kita. Adakah sesuatu yang masih bisa kita andalkan? Kemarin saya sudah tegaskan bahwa burung pipit diberi makan, bunga bakung didandani Tuhan dengan keindahan, masakan kita yang dijadikan se-citra dengan diriNya dibiarkan menderita? Tuhan ada di pihak kita; Ia peduli . Jangan kuatir, firmanNya, kepada mereka yang dihadapkan kepada pemerintah dan penguasa karena beriman pada Yesus.

Saudara-saudari terkasih,
Inilah situasinya: para murid harus memberikan kesaksian tentang Yesus Kristus, Anak Allah yang datang ke dunia untuk menebus manusia. Setelah Tuhan Yesus terangkat ke sorga, Ia mengutus Roh KudusNya ke atas para muridNya dan mereka diutus untuk bersaksi bahwa “Yesus Kristus yang telah kamu bunuh itu, Ia sudah bangkit dan naik ke sorga; dan bahwa Ia akan datang kembali dan menghakimi dunia.” Tuhan Yesus menyadari akan kelemahan terutama rasa takut yang meliputi hati para murid dan mereka yang percaya kepadaNya. Ia menyampaikan kepada mereka agar mereka jangan kuatir, bila menghadapi situasi sulit seperti itu. Mereka takut? ya! Mereka bingung? Pasti! Tetapi apakah mereka harus menyerah karena rasa takut itu? Kekuatiran terbesar mereka adalah “ketidakmampuan” mereka mempertanggungjawabkan iman mereka akan Yesus yang mengutus mereka. Tetapi inilah yang dikatakan kepada mereka sebelum mereka diutus: “Apabila mereka menyerahkan kamu, janganlah kamu kuatir akan bagaimana dan akan apa yang harus kamu katakan, karena semuanya itu akan dikaruniakan kepadamu pada saat itu juga. Karena bukan kamu yang berkata-kata, melainkan Roh Bapamu; Dia yang akan berkata-kata di dalam kamu.”

Saudara-saudari terkasih,
Sejak awal, Tuhan Yesus sudah menganugerahi mereka, untuk tidak mengandalkan kebiasaan mereka, kepandaian mereka atau harta kekayaan mereka. Tuhan Yesus mau mereka tahu, bahwa Dia menyertai mereka melalui Roh Kudus yang telah dicurahkan ke dalam hati dan hidup mereka. Tugas mereka hanya satu: pergi dan melaksanakan tugas perutusanNya. Tentang bagaimana mereka mempertanggungjawabkan iman mereka, Tuhan Yesus telah memberikan “apa yang mereka butuhkan” untuk dikatakan; sebab mereka tidak lagi perlu mengandalkan diri mereka, sebab Roh Kudus akan menolong mereka “pada saat itu juga”. Para martir, seperti Stefanus, juga sebelas rasul Yesus serta santo Paulus. Mereka adalah orang-orang yang telah terbukti setia sampai akhir. Bahkan Paulus berkata : “Sebab Injil yang kami beritakan bukan disampaikan kepada kamu dengan kat-kata saja, tetapi juga dengan kekuatan oleh Roh Kudus dan dengan suatu kepastian yang kokoh…” (1 Tesalonika 1:5). Inilah janji yang pasti dari Tuhan: Jangan kuatir, Aku akan menyertai kamu sampai akhir zaman.


REFLEKSI:
Apakah  rasa takutku begitu besar dan mengabaikan anugerah Tuhan dalam hidupku?

MARILAH KITA BERDOA:
Bapa, yang Mahabaik, Tuhan Yesus sudah memberikan jaminan keselamatan kepada kami yang percaya kepadaNya. Mampukanlah kami untuk memiliki keberanian untuk bersaksi dan mengandalkan Roh Kudus yang dicurahkan bagi kami. Kami mau mengandalkan janji Tuhan Yesus Kristus, PuteraMu dan Pengantara kami. Amin.